Skip to main content

Tips merawat kenari saat mengerami telur

TIPS PERAWATAN KENARI SAAT MENGERAM: Pakan biji-bijian,air minum selalu tersedia, tambahkan jika kurang. Kebersihan kandang selalu terjaga, sebaiknya saat pembersihan kandang dilakukan dengan hati-hati supaya tidak terjadi goncangan yang keras, sehingga telur kenari tetap aman. Berikan sawi dan buah apel, pemberiannya selang seling, ini penting sekali. Terkadang ada kenari betina yang mati kurus karena dia saat mengeram hanya diberi makan biji-bijian. Tambahkan telur puyuh rebus, pemberian bisa 2 kali seminggu. Kenari jangan tidak dijemur lagi. Proses Kenari Menetas Dan Panen Pada hari ke 14 telur-telur kenari sudah mulai menetas. saat anda mulai melihat anakan kenari yang baru menetas mungkin anda akan berkata ;wow ..mahluk kecil yang lucu baru muncul ke permukaan bumi, sambil lalu mengelus dada seraya berkata oh my god maha besar Allah yang telah menjadikan ini semua. Ini pengalaman berharga dan menyenankan bukan!. Bagi sobat Kenari Mania yang baru saja belajar ternak kenari berikut...

Kunci sukses ayam bakar Mas Mono

Menjadi office boy, tukang gorengan dan sales adalah sederet pekerjaan masa lalu Agus Pramono yang akrab dipanggil Mas Mono ini. Bisnis ayam bakar yang dirintisnya di tahun 2001 tak disangka meledak di pasaran. Kini, setidaknya ia telah memiliki 20 cabang dengan omset puluhan juta per hari serta melego franchisenya seharga 500 juta rupiah.

ayam bakar Mas Mono


Cukup sulit membayangkan masa lalu Mas Mono yang kini telah menjelma menjadi seorang milyarder. Betapa tidak, belasan tahun yang lalu ia masih harus menjalani hidup sebagai OB disebuah perusahaan. Bosan menjadi OB perlahan ia menata hidupnya menjadi pengasong gorengan dari SD ke SD, dari kompleks ke kompleks dengan berjalan kaki. “Ya, itulah masa lalu saya. Disaat saya menjadi OB, bapak saya di desa meninggal. Saya tak bisa pulang karena tak ada uang. Itu tamparan keras bagi saya. Dari situlah, akhirnya saya putuskan untuk keluar kerja,” kisah pria kelahiran Madiun, 28 Agustus 1974 ini pelan.


Putus kerja tapi hidup harus terus dilakukan, dengan modal seadanya ia mulai meniti hidup dengan menjaja gorengan dari SD ke SD. Cukup lama ia melakoni profesi itu sampai akhirnya menemukan tempat yang cocok untuk mangkal. “Saya sewa tuh lahan, karena jual gorengan tidak maksimal untungnya hanya 15 ribuann per hari, saya beralih ke ayam bakar,” tuturnya. Dengan modal 500 ribu rupiah, ia mulai berjualan 5 ekor ayam perhari.
Mas Mono Di Kaki Lima

Wangi kepulan asap dari ayam bakarnya ternyata mampu menyedot pelanggan. Dari hari ke hari, pelanggannya makin berlimpah. Bahkan, Mas Mono pun akhirnya mampu menghabiskan 80 ekor ayam per hari. “Saya punya tempat mangkal pun itu anugrah terindah. Saya serasa punya kantor sendiri, tidak harus mengasong lagi. Alhamdulillah saya dikasih lebih, dari 5 ekor meningkat menjadi 10 ekor, begitu seterusnya hingga mampu menjual ayam bakar 80 ekor per hari atau sekitar 380 potong. Dengan kondisi tempat masih di kaki lima itu sebuah pencapaian yang luar biasa!” Ungkapnya.

Bencana Penggusuran

Naas bagi Mas Mono, disaat bisnisnya sedang menanjak dan naik daun, bencana penggusuran pun melanda. Ia dipaksa hengkang dari tempat mangkalnya. “Saat itu saya benar-benar kelimpungan, bingung. Bagaimana tidak, di saat yang sama, bisnis penjualan saya tengah laris-larisnya. Saya harus pindah kemana, bagaimana dengan nasib 6 karyawan saya. Sebelum penggusuran itu tiba, saya terus tanya-tanya lokasi ke setiap pembeli yang mampir, hingga akhirnya seorang pelanggan menunjukkan tempat di Tebet,” beber ayah yang memiliki anak semata wayang bernama Novieta ini.

Di Tebet, kebingungan pun belum juga reda. Ia dihadapkan pada persoalan baru, lokasi yang tidak strategis. Pria penyuka rujak cingur ini harus menata ulang lagi bisnisnya. Dengan lokasi yang mojok dan tersembunyi itu, ia harus berjuang agar pelanggan kembali ramai.

Tak jarang iapun mengajak bekas pelanggannya ditempat dulu untuk mampir ke lokasi barunya. Hasilnya, pelan tapi pasti berkat kegigihannya dan perjuangannya, pelanggan pun terus berjejalan. “Itulah dinamikanya. Saat ini, Alhamdulillah saya bisa menyewa tempat yang lebih besar. Bahkan, karena banyaknya pelanggan hingga makan pun harus antre, saya juga membuka cabang baru di tempat yang tidak terlalu jauh,” ujar suami dari Nunung ini.

Rupanya ujian belum selesai juga menimpa dirinya. Di babak kedua dari kebangkitan bisnisnya itu, flu burung menerjang, memborbardir omsetnya. “Dengan merajalelanya flu burung, spontan penjualan pun merosot dan sepi. Dari situ saya terus belajar untuk syukur nikmat hingga cobaan itupun berlalu,” ucap pria yang kini telah mematenkan brand Mas Mono dibawah payung Panen Raya Indonesia itu.



Setelah hampir 10 tahun berlalu, akhirnya sukses pun menghampiri. Dari satu cabang yang didirikannya kini sudah beranak pinak menjadi 20 cabang yang tersebar dibeberapa wilayah di Jabodetabek seperti Kalimalang, Pondok Gede, Ciputat, Cileduk, dan daerah lainnya. Diakuinya, satu hari di setiap cabangnya bisa menghabiskan sekitar 150-200 ekor ayam. “Tempatnyapun sudah kami tata menjadi tradisional modern. Bahkan saya bercita-cita ingin menjadikan ayam bakar ini market leader di dunia kuliner,” harapnya.

Mengenai omset, jangan ditanya. Di setiap cabangnya per hari mampu meraup untung hingga 8 jutaan. Sukses dengann ayam bakar, Mas Mono pun merangsek ke bisnis lainnya seperti bakso, catering, travel umroh dan haji dan lain-lain. “Karena saya mengambil segmen semua lapisan masyarakat, jadi tempat saya bisa disinggahi siapapun. Sehari ya bisa 200 orangan yang berkunjung. Harganya juga cukup murah, hanya 13 ribuan per porsi,” jelas pria yang kini telah memiliki 400 karyawan ini.

Bahkan bisnis ayam bakar yang dikelolanya kini sudah dikembangkan ke franchise. Dalam waktu singkat, iapun berencana akan mengembangkan konsep franchisenya ke berbagai daerah bahkan menembus pasar internasional. “ Untuk sementara, saya fokuskan untuk menggempur Jakarta saja dulu. Kedepan saya akan kembangkan lagi ke berbagai wilayah. Karena saat ini bagi saya kompetitor itu bukan lagi penjual ayam sejenis melainkan seperti KFC dan lainnya,’ imbuh pria yang menjual franchise-nya seharga 500 jutaan dan telah menyabet berbagai penghargaan itu.
sumber. biografiorangsuksesdunia.blogspot.com
Baca juga.
Habibi Absyah Cerita pebisnis online yang cacat
Rusdi Raisyah - Kerajinan kulit omset ratusan juta
Fauzi saleh - Pengusaha property yang lulusan SMP saja

Comments

Popular posts from this blog

Mandala Tour Wenara Wana Ubud Bali

Ubud Bali offers a variety of interesting tourist destinations for your visit. Ubud tourist attraction so famous to foreign countries will be nature, art, and culture. With its own characteristics, various attractions in Ubud Bali is able to steal the attention of tourists, both local and foreign. Some holiday activities you can do in Ubud Bali are watching kecak dance, visiting art museums, holidays to Mandala Wisata Wenara Wana, and many more. Mandala Tour Wenara Wana itself is also widely known as Ubud Monkey Forest. This one tourist destination is included in one of the attractions in Ubud Bali that must be visited. The reason, this tour is very iconic and also represents the impression of Ubud tourist attractions as a whole. Ubud tourist destination Monkey Forest is a protected forest area. Inside the forest, there is Pura Dalem Agung Padangtegal, the sacred temple of Balinese Hindus. Mandala Tour Wenara Wana Ubud Bali Mandala Tour Wenara Wana is a nature reserve and temple compl...

Info Mudik Gratis

PENDAFTARAN MUDIK MOTOR Pendaftaran Mudik Gratis Moda Bus mulai tanggal 18 Mei - 16 Juni 2017. Pendaftaran Mudik Gratis Moda Kereta Api, dilaksanakan dengan 2 tahap : Pendaftaran Motor (bukan penumpang) secara online mulai tanggal 15 Februari 2017 s.d 14 Juni 2017 Tahap I akan dimulai pada tanggal 16 Februari s.d. 16 April 2017 dengan mekanisme pendaftaran motor dengan fasilitas kemudahan membeli tiket kereta api sebanyak 3 orang penumpang (2 Dewasa + 1 Anak); Tahap II akan dimulai pada tanggal 17 April s.d. 4 Juli 2017(Online) dengan mekanisme pendaftaran motor saja. Untuk perjalanan contra flow pendaftaran dilakukan pada tanggal 16 Mei s.d 4 Juli 2017 di Stasiun persinggahan KA Motis di Daerah Pendaftaran Mudik Gratis Moda ASDP (Kapal RoRo) mulai tanggal 29 Mei 2017 sampai 2 hari sebelum keberangkatan. Pendaftaran Mudik Gratis Moda Laut mulai tanggal 29 Mei 2017 sampai dengan 13 Juni 2017. LINK Pendaftaran mudik gratis ada di Baris akhir TUJUAN PERJALANAN MODA BUS PP : Jakarta - Yog...

Sego Kucing Kangmas Deni

Sego kucing . Tiga sendok makan nasi putih dibungkus kertas berlapis daun pisang, dibentuk tum. Isinya bisa secuil bandeng goreng atau 3 ekor teri goreng plus sejumput kecil sambal. Kalau dimakan sambil ngisis di angkringan dan nyerutup wedang jahe, rasanya sedaap nian! Apalagi setelah makan bayarnya juga gak mahal! Kangen makanan ndeso di Bekasi memang kadang bisa bikin puyeng.Tapi untunglah Bekasi selalu menyisakan tempat buat selera ndeso. Seperti saat saya kangen suasana angkringan yang dulu sering saya nikmati saat kuliah di Yogyakarta. Ya, cuman sego kucing alias nasi kucing. Sego kucing kangmas Deny Dinamakan sego kucing karena ukuran nasinya memang cuman seporsi makan si meong, tak lebih dari 3 sendok makan. Lauknyapun persis lauk si meong juga, secuil, benar-benar sesayat bandeng goreng atau 2-3 ekor teri goreng. Sambal bajak menjadi pelengkapnya dan itupun tak lebih dari 1/2 sendok teh. Karena itu harga sego kucing murah, pas buat kantong mahasiswa. Sego kuning jadi menu angk...